Produktivitas Pekerja Bekisting dan Pembesian Dengan Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Gedung

Publish : 24 Oktober 2016 Fakultas : Teknik

Informasi mengenai produktivitas kelompok pekerja dalam proyek konstruksi sampai dengan saat ini relatif sedikit yang dipublikasikan. Terdapat banyak metode yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja di lapangan. Namun, pengukuran produktivitas tenaga kerja secara akurat sulit dilakukan. Analisis data dilakukan dengan cara matematis sederhana untuk mendapatkan besarnya produktivitas. Work sampling adalah salah satu metode pendekatan yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas dengan cukup mudah.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas para pekerja pada Proyek Pembangunan Gedung DIBALE II Kota DEPOK dengan menggunakan metode work sampling. Ukuran produktivitas yang didapat dari analisa ini adalah labor utilization rate (LUR). Pada proyek ini ada dua jenis pekerjaan yang diamati yaitu pekerjaan bekisting dan pembesian. Penelitian ini juga melihat LUR berdasarkan jam kerja (pagi, siang, dan sore). Hasil analisa work sampling menunjukkan bahwa secara keseluruhan LUR pada Proyek Pembangunan Gedung DIBALE II Kota DEPOK adalah 52,29%. Dan hasil analisa work sampling menunjukkan bahwa secara keseluruhan LUR berdasarkan jam kerja: (a) pagi adalah 56,64%, (b) siang adalah 49,92%, (c) sore adalah 49,85%. Nilai LUR berada di atas batas minimal yang disyaratkan. Dan hasil penelitian mengindikasikan bahwa pada pagi hari pekerja lebih produktif dibanding pada siang dan sore hari

Author: Firman Kresna, Bertinus Simanihuruk dan Hikma Dewita
Keywords: faktor produktivitas, work sampling, labor utilization rate
Issue Date: April 2016
Publisher:
Series / Report no: Volume XI, Nomor 1
ISSN: 1978-001X
Appears in Collections: